Pejabat Disdikpora Kulon Progo Tersangka Pembangunan GOR Cangkring

LIMAPAGI - Kejaksaan Negeri menetapkan dua tersangka kasus korupsi perencanaan dan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Cangkring Wates, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Satu dari dua tersangka tersebut merupakan pejabat di lingkungan pemkab setempat.

Dia adalah RS RS selaku pemilik pekerjaan, yang tidak lain merupakan pejabat di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo. Sosok ini yang bertanggungjawab terhadap proses penganggaran dan pembangunan GOR Cangkring.

Kepala Kejari Kulon Progo Kristani Yuni Purnawanti mengatakan, selain RS, satu tersangka lagi yakni AN sebagai penyedia jasa konsultan perencanaan. "Keduanya ditetapkan sebagai tersangka ejak 22 Oktober lalu," katanya, Selasa, 23 November 2021.

Baca Juga: Kejagung Sita Hotel Lafayette Yogyakarta Terkait Korupsi Asabri Rp22 T

Meski sudah menetapkan menjadi tersangka, tim jaksa tidak melakukan penahanan. Alasannya, kedua terangka kooperatif dan selalu hadir dalam setiap pemeriksaan.

Dia mengatakan, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, jaksa sudah melakukan penyelidikan sejak 25 Agustus. Dalam prosesnya, penyidik menemukan sejumlah alat bukti, baik surat, keterangan ahlim keterangan saksi dan penyitaan sejumlah barang bukti.

"Untuk menetapkan tersangka minimal butuh dua alat bukti sedangkan kami sudah menemukan empat alat bukti. Sejauh ini sudah memeriksa 25 saksi, dua orang ahli dan saat ini satu ahli masih berjalan pemeriksaanya,” jelas Kristani.

Baca Juga: Empat Nama Tersangka Baru Kasus Korupsi Asabri Rp22,78 Triliun

Dia menjelaskan, perkara korupsi ini lebih mengarah pada standarisasi gedung. Kementerian sudah mengatur standarisasi GOR dan spesifikasinya. Namun dalam perencanaan hingga pembangunan ada yang tidak sesuai sehingga berpotensi menyebabkan kerugian negara.

Dalam kasus ini, untuk kerugian negara masih dalam tahap perhitungan. Hanya dalam perencanaan pembangunan GOR Cangkring alokasi anggarannya Rp98 juta dari APBD Kulon Progo tahun 2018. Sementara untuk pelaksanaan pembangunan GOR Cangkring anggarannya mencapai Rp13,4 miliar dari APBD Kulon Progo 2019.

Dia mengungkapkan, pelaksana proyek belum menjadi tersangka. “Pelaksana belum ada niat jahat. Mereka lakukan dengan desain sesuai konsultan perencanaan,” katanya.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post