Terlibat Kasus Video Seks, Benzema Dihukum 1 Tahun Penjara

LIMAPAGI - Karim Benzema, striker Real Madrid, dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh pengadilan Prancis pada Rabu, 24 November 2021 akibat kasus pemerasan.

Menurut laporan yang beredar, Benzema dinyatakan bersalah dalam kasus pemerasan video seks mantan rekan setimnya, Mathieu Valbuena.

Baca juga: Karim Benzema Optimistis Bisa Raih Ballon d'Or 2021

Selain vonis hukuman penjara, striker Timnas Prancis ini juga didenda sebesar 75 ribu euro atau sekitar Rp1,2 miliar oleh Pengadilan Versailles.

Tak hanya itu, Benzema juga diharuskan membayar 80 ribu euro (Rp1,3 miliar) kepada Valbuena untuk mengganti biaya hukum.

Terlebih lagi, beban Benzema kian bertambah dengan tambahan denda 150 ribu euro (Rp2,4 miliar) untuk ganti rugi bersama tiga terdakwa lainnya.

Saat vonis dibacakan, Benzema tidak hadir dalam pengadilan. Keputusan ini muncul sebelum Madrid melawan Sheriff Tiraspol di Liga Champions 2021-2022 di Moldova.

Setelah vonis ini diputuskan, tim pengacara Benzema langsung mengumumkan rencana untuk mengajukan banding.

Baca juga: Ancelotti Optimistis Real Madrid Juara Grup Liga Champions

Sylvain Cormier, salah satu pengacara Benzema, mengatakan dia terkejut dengan hukuman berat tersebut. Ia merasa hukuman ini tidak adil dan tidak berdasar.

"Reaksi pada akhirnya adalah kemarahan terhadap keputusan ini yang sangat bertentangan," kata Cormier, dikutip dari BBC Sport.

Sementara itu, Noel Le Graet, Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), memastikan bahwa keputusan ini tidak akan mengganggu karier Benzema di Timnas.

Noel juga menyebut bahwa Real Madrid juga tetap mendukung sang pemain jika akhirnya nanti ditetapkan bersalah.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post