Kapal Pinisi Rampasan Korupsi Jiwasraya Dilelang di Sulsel, Segini Harganya

LIMAPAGI - Kapal pinisi asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menjadi barang rampasan negara dalam dugaan korupsi dan pencucian uang pada PT Asuransi Jiwasraya, dilelang Kejaksaan Agung.

Dalam kegiatan penjelasan (Aanwijzing) Kejagung bahwa, kapal pinisi yang dilelang ini adalah KLM Zaneta 231 GT 1005/LL9 No 472/L dengan tahun pembuatan 2019. Kapal pinisi merupakan salah satu barang rampasan dari kasus PT Jiwasraya yang telah memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum (inkracht) atas nama terpidana, Heru Hidayat.

"Lelang barang rampasan negara yang telah ditetapkan jadwalnya oleh KPKNL Makassar dalam rangka penyelesaian barang rampasan negara," kata Kasipenkum Kejati Sulsel, Idil kepada wartawan, Rabu 24 November 2021.

Pelaksanaan lelang Kapal Pinisi tersebut, dilaksanakan pada hari Kamis, 25 November 2021 pukul 10.30-12.00 WITA (09.30-11.00 WIB/sesuai waktu server), alamat domain https://www.lelang.go.id dengan tempat lelang ruang lelang KPKNL Makassar, serta penetapan pemenang setelah batas akhir penawaran.

"Kondisi kapal baik. Saat ini, kapal berada di pelabuhan Bira Tanah Beru Kabupaten Bulukumba, Sulsel," jelasnya.

Dilanjutkannya, lelang kapal pinisi ini dibuka seharga atau dengan nilai limit sebesar Rp7.456.069.000. Dengan ketentuan harus menyetorkan uang jaminan Rp2,5 miliar. Sehingga, bagi setiap orang yang ingin memiliki atau membeli kapal pinisi agar segera mengikuti lelang.

Berikut Spesifikasi Kapal Pinisi :

- Panjang keseluruhan (LOA)39,75 m
- Panjang Perpendicular (LBP) 24,50 m
- Panjang Garis Air (LWL) 27,93 m
- Panjang geladak 31,00 m
- Panjang lunas 21,00 m
- Lebar (B) 8,30 m
- Tinggi (H) 3,50 m
- Sarat (T) 2,60 m
- Kecepatan 12 Knot
- Fuel oil tank 10,4 ton
- Fresh water tank 7,6 ton
- Sewage tank 5,2 ton
- Drainage tank 5,6 ton
- Tamu penumpang 12 (6 kamar)
- Crew 16 orang
- Mesin induk 1 unit Mitsubishi 56A3-MPTK2
- Gearbox: Hangzhou 30 ratio 3:1
- Mesin genset 2 unit power 88,5 HP

KABAR LAINNYA

Discussion about this post