Polisi Tetapkan 3 Orang Sebagai Tersangka Kasus Pinjol Ilegal di Green Lake City

LIMAPAGI - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan pinjaman online (pinjol) ilegal di Ruko Green Lake City Crown Blok C1-7, Jakarta Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan satu dari tiga tersangka merupakan direktur PT ITN yang bertanggungjawab atas kegiatan pinjol ilegal.

"Kedua, inisial MAF perannya melakukan penagihan pinjaman dengan mengirim foto pornografi yang seolah-olah foto itu foto milik korban dalam bentuk pornografi," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 15 Oktober 2021.

Tersangka yang ketiga adalah RW. Menurutnya RW bertugas menagih pinjaman dengan mengirim foto korban dengan foto pornografi sama seperti yang dilakukan tersangka MAF.

Baca Juga: Tipu Daya Pinjol Ilegal di Yogyakarta saat Merekrut Calon Debt Collector

Untuk sementara, kata Yusri kasus pinjol ilegal ini baru menyeret tiga orang saja. Sebab, pihaknya masih mendalami apakah kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus penggerebekan kantor pinjaman online ilegal tersebut.

"Untuk sementara tiga tersangka, sementara yang lain hanya wajib lapor," tuturnya.

Ketiga tersangka kasus pinjol ilegal, menurutnya dijerat dengan Pasal 35 juncto Pasal 51 serta Pasal 27 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pada Kamis siang, 14 Oktober 2021 polisi menggerebek salah satu perusahaan kolektor pinjol di Ruko Green Lake City Crown Blok C1-7, Jakarta Barat.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan 32 karyawan yang bertugas untuk menagih pinjaman online terhadap para peminjam.

Dari penyelidikan, terdapat dua metode penagihan yang dilakukan, yakni berupa penagihan langsung dan melalui media sosial.

Selain itu, dalam penggerebekan ini, polisi juga menemukan 13 perusahaan aplikasi pinjol. 10 dari 13 perusahaan pinjol tersebut diketahui tidak terdaftar secara resmi alias ilegal.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post