NASA Luncurkan DART untuk Lindungi Bumi dari Ancaman Asteroid

LIMAPAGI - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA resmi meluncurkan misi yang disebut Double Asteroid Redirection Test (DART). Untuk diketahui, DART dirancang untuk melakukan pertahanan jika Bumi terancam oleh asteroid.

NASA DART diluncurkan pada Selasa malam, 23 November 2021, dari Space Launch Complex 4, Vandenberg Space Force Base di California.

Baca Juga: Bikin Pangkalan Luar Angkasa, NASA Tempatkan Reaktor Nuklir di Bulan

DART meluncur di atas roket SpaceX Falcon 9, yang akan menempuh jarak jutaan mil untuk menabrak asteroid dalam uji pertahanan planet.

"Pengangkatan Falcon 9 dan DART pada uji pertahanan planet pertama NASA yang sengaja menabrak asteroid," ujar Marie Lewis, juru bicara NASA, melansir dari Space, Kamis (25/11/2021).

DART akan berjalan untuk melakukan tes pertahanan planet. Misi tersebut menggunakan teknik tumbukan kinetik untuk mengubah orbit asteroid.

Dengan kata lain, pesawat ruang angkasa akan menabrak batu ruang angkasa untuk mengubah arahnya. DART berdampak pada bulan kecil, disebut Dimorphos yang mengorbit di sekitar asteroid Didymos. Ini bertujuan untuk mempersingkat orbitnya di sekitar Dimorphos beberapa menit.

Baca Juga: NASA Luncurkan Laser Percepat Transmisi Luar Angkasa ke Bumi

"Itulah yang kami coba pelajari bagaimana menangkis ancaman. Jadi, ini kecelakaan pesawat ruang angkasa yang disengaja ke batu," kata Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi NASA.

Jadi dengan DART baik asteroid maupun bulannya tidak akan menimbulkan bahaya untuk menuju Bumi.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post