Kawanan Remaja Serang Sekolah Pakai Batu dan Panah Busur di Makassar

LIMAPAGI - Peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh setiap 25 November tercederai di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sebab, sejumlah anak remaja yang diduga pelajar menyerang sekolah dengan batu dan anak panah busur.

Sekolah yang diserang kawanan remaja ini, Sekolah Menengah Atas (SMA) Nasional, Jalan Ratulangi, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Kamis 25 November 2021, pukul 12.15 WITA. Sejumlah fasilitas sekolah dan pos security hancur terkena lemparan batu.

Security SMA Nasional, Firdaus mengatakan, sekitar 20 orang anak remaja tak dikenal dengan menggunakan sepeda motor mendatangi sekolah. Awalnya, anak remaja itu menggeber-geber motornya di depan sekolah.

Baca Juga: Viral Isi Aturan Tawuran Dua Geng yang Menewaskan Satu Orang di Bantul

Tak lama kemudian, pelaku turun dan masuk menyerang sekolah. "Mereka masuk kedalam sekolah dengan membawa senjata tajam parang, busur dan batu," kata Firdaus kepada wartawan saat ditemui di lokasi kejadian.

Firdaus yang sedang berjaga kaget. Dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa kala itu. Sebab, para pelaku jumlahnya banyak dan membawa senjata tajam. Sehingga, para pelaku berhasil masuk kedalam area sekolah dan melemparinya batu. "Pelaku memecahkan kaca jendela Pos Security dan kaca jendela kelas dengan menggunakan batu," ucapnya.

Setelah melakukan pengerusakan, pelaku yang diduga pelajar itu langsung kabur dan meninggalkan sekolah.

Baca Juga: Dua Kelompok Pemuda di Makassar Tawuran Dekat Kantor Polisi

Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando KS saat dikonfirmasi membenarkan ihwal peristiwa itu. Dia mengatakan, polisi sementara melakukan penyelidikan kasus tersebut. "Iya benar. Telah terjadi penyerangan dan perusakan sekolah. Pelaku ditaksir hingga puluhan orang," ucapnya secara terpisah.

Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya ada beberapa kaca kelas dan pos security yang rusak akibat lemparan batu. Lando pun menyayangkan peristiwa ini, sebab peringatan Hari Guru Nasional itu malah diwarnai penyerangan dan perusakan sekolah.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post