Demi Selesaikan Masalah PSS, Bupati Sleman Beri Ultimatum

LIMAPAGI – Kustini Sri Purnomo Bupati Sleman mulai turun tangan demi membantu menyelesaikan masalah yang sedang melanda PSS Sleman dengan suporter mereka.

Hal itu ia lakukan setelah mendapatkan keluhan dari penggemar Super Elang Jawa. Soalnya, mereka menginginkan Dejan Antonic pelatih PSS dan Arthur Irawan, dan Marco Gracia Paulo Dirut PT PSS pergi.

Baca Juga: Kisruh dengan Suporter, PSS Sleman Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Berangkat dari hal tersebut, Kustini menggelar pertemuan virtual dengan para pemegang saham PT PSS. Dalam pertemuan itu dia menuntut jawaban dari manajemen PSS.

“Kepada pemegang saham dan manajemen PT PSS untuk segera mengindahkan dan mengakomodasi tuntutan dari suporter PSS dan seluruh masyarakat Sleman.”

“Tidak memindahkan homebase PSS Sleman dari Kabupaten Sleman. Menyampaikan keputusan atas tuntutan suporter PSS Sleman selambat-lambatnya Senin, 18 Oktober 2021,” tulis Kustini di akun Instagram pribadinya.

Sebelumnya, para suporter merasa kecewa terhadap PSS Sleman berawal dari hasil minus yang didapatkan laskar elang Jawa di seri pertama Liga 1. Lalu diperparah dengan keputusan kontroversial dalam sejumlah laga.

Baca Juga: Hasil Liga 1: Lewat Pertandingan Sengit, PSS Kalahkan Barito

Tak hanya itu, mereka kembali kecewa ketika manajemen PSS memilih untuk memindahkan homebase mereka. Hal itu menuai kritik keras dari sejumlah pihak.

PSS Sleman sendiri baru saja meraih tiga poin pada laga pertama seri kedua Liga 1. Pasukan Dejan Antonic sukses mengalahkan Barito Putera dengan skor 3-2.

Irfan Jaya membuat dua gol untuk tim asal Sleman itu. sementara satu golnya lagi dibuat Jose Barbosa pada menit ke-84.

Berikut Ultimatum Kustini Sri Purnomo kepada Manajemen PSS

KABAR LAINNYA

Discussion about this post