Tina Nur Alam: Politisi yang Berkarakter Kerakyatan

LIMAPAGI - Nama Tina Nur Alam mungkin tak asing untuk masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) Dia merupakan satu-satunya perempuan yang jadi wakil rakyat Sultra di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Perempuan kelahiran 23 Maret 1964 ini sudah dua kali menduduki kursi wakil rakyat di Senayan, yakni pada periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Pada Pemilu 2019 lalu, dia berhasil meraup 39.076 suara dari daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tenggara. Dia menjadi satu-satunya perempuan yang mendapatkan kursi di DPR dari dapil tersebut.

Baca Juga: Menteri Basuki Targetkan Konstruksi Bendungan Ameroro Sultra Selesai 2023

Tina Nur Alam menyebut, hal ini sebuah amanah yang besar. Dia mengatakan, kesempatan jadi anggota DPR juga menjadi peluang untuk menyuarakan kepentingan perempuan dalam berbagai bidang melalui lembaga legislatif.

"Tentunya memperjuangkan kepentingan masyarakat Sultra secara umum," kata Tina Nur Alam, beberapa waktu lalu.

Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat baik lewat forum reses, kundapil, atau kunker, selalu direspons dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Aspirasi itu juga dia bawa ke forum-forum rapat komisi. Dia kemudian berkoordinasi dengan kementerian terkait.

"Alhamdulillah banyak program kementerian untuk masyarakat bisa disalurkan ke Sultra," ujarnya, seperti yang dilansir Limapagi dari telisik.id

Tina Nur Alam duduk di Komisi X yang meliputi bidang pendidikan, olahraga dan sejarah.

Istri dari mantan Gubernur Sultra, H Nur Alam, ini merupakan lulusan dari Ilmu Administrasi Universitas Halu Oleo (UNHALU). Di tempat yang sama dia menyelesaikan program magister manajemennya.

Darah politik memang sudah mengalir dalam tubuhnya. Sang ayah, H. Abdul Hamid Hasan, merupakan Wakil Ketua DPRD Sultra tahun 1966-1970. Abdul Hamid Hasan juga merupakan salah satu pendiri Provinsi Sultra.

Tak hanya pintar politik, dirinya pun menjadi paham dengan pemerintahan. Bukan hanya dari sang ayah, ilmu pemerintahan juga didapat dari sang suami, H Nur Alam.

Saat menyandang status istri Gubernur Sultra, dia juga menyandang posisi penting di sejumlah organisasi. Di antaranya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sultra dan Ketua Dekranasda Provinsi Sultra.

Selain itu, jabatan yang pernah diembannya adalah ketua Dewan Kehormatan PERIP Provinsi Sultra (2012-2017), anggota Dewan Pembina BKMT Provinsi Sultra (2012-2017), ketua Dewan Pertimbangan IKA UNHALU (2009-2013), ketua Lembaga Seni Qosidah Indonesia atau LASQI (2009-2018), ketua LPA Provinsi Sultra dan ketua BK3S Provinsi Sultra.

Dia juga pernah bekerja Bappeda Provinsi Sultra sebagai kepala Bagian Pertambangan dan Energi, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sultra sebagai kepala Bidang Pemasaran Wisata.

Wajar bila banyak orang yang menyanjung sosok Tina Nur Alam. Salah satunya Bupati Muna, LM Rusman Emba.

Rusman pernan menyatakan, Tina Nur Alam merupakan politisi daratan yang potensial.

"Politisi daratan banyak yang potensial, satu di antaranya Anggota DPR RI Dapil Sultra, Tina Nur Alam, istri mantan Gubernur Sultra, Nur Alam," kata Rusman, seperti dikutip Limapagi dari Beritasultra.id.

Wirawan Kusuma
Wirawan Kusuma

Muhammad wirawan kusuma is the managing editor at limapagi.id

Educational background: Bachelor of Communication Science at IISIP Jakarta.

He has been a reporter and editor in a number of media, and he has worked in several major media such as Kompas.com, Sindonews.com, Viva.co.id and Bola.com.

Previously, he also worked as a content curator at BBM.

KABAR LAINNYA