6 Ribu Buruh Bakal Demo di Patung Kuda, Polisi Tutup Jalan Harmoni

LIMAPAGI - Polisi memperkirakan unjuk rasa menuntut dibatalkannya Upah Minimum Provinsi (UMP) di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis, 25 November 2021, akan dihadiri sekitar enam ribu buruh.

Aksi buruh ini juga sebagai bagian mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi UU Cipta Kerja. Mengantisipasi kemacetan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas.

"Hari ini demo kurang lebih ada 6 ribuan buruh kalau memungkinkan ya," kata Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Purwanta, dalam keterangannya, Kamis, 25 November 2021.

Baca Juga: Analisis Said Iqbal: Ekonomi RI 2022 Tak Bisa 5,2 Persen karena UMP Naik Dikit

Purwanta menjelaskan, pihaknya akan melakukan penutupan jalan di sekitar titik unjuk rasa, seperti di sekitar Bandung 2 dan Harmoni.

"Akan ditutup lebih awal, yang pertama adalah Bandung 2 (Patung Kuda) mengarah utara itu akan ditutup. Kemudian Harmoni arah selatan juga ditutup. Untuk yang lingkungan ke Istana ditutup, tentatif jika pejabat mau kesitu ya tidak apa," lanjutnya.

Purwanto menyebut, pihaknya belum melakukan penutupan jalan di dekat titik unjuk rasa. Nantinya, penutupan dilakukan dengan melihat situasi di lapangan. "Lihat situasi ya, biasanya siang," tutupnya.

Baca Juga: Ketua DPRD DKI Tolak Utang Rp4 T ke SMI: Pengganti Anies Bingung Bayarnya

Sebagai informasi, unjuk rasa buruh dari sejumlah serikat, salah satunya Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) dilakukan untuk menanggapi keputusan pemerintah terkait upah minimum terbaru yang dinilai sangat kecil.

Buruh menilai penetapan UMP 2022 itu tidak memperhitungkan kondisi ekonomi dan inflasi. Berdasarkan data, UMP 2022 terbesar adalah di DKI Jakarta sebesar Rp4.452.724. Kenaikan UMP Jakarta 2022 hanya sedikit, karena 2021 UMP Jakarta sebesar Rp4.416.186.

KABAR LAINNYA