Kemenparekraf Ungkap 3 Langkah Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Covid-19

LIMAPAGI - Pandemi Covid-19 memengaruhi seluruh sektor kehidupan termasuk pariwista. Beberapa objek wisata di dunia bahkan harus tutup akibat adanya kerugian yang mereka terima.

“Pandemi Covid-19 sangat berdampak dan mempengaruhi semua sektor, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tutur Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dalam acara virtual antara Airbnb dengan Kemenparekraf yang digelar hari ini, Kamis, 25 November 2021.

Sektor pariwisata di Indonesia sendiri mengalami penurunan mulai dari wisatawan domestik, turis asing, hingga sepinya destinasi wisata di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Bertemu Dubes Arab Saudi, Sandiaga Uno Bahas Kerja Sama Pariwisata Dua Negara

Namun Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tak tinggal diam. Salah satu langkah yang mereka ambil untuk memulihkan pariwisata Indonesia adalah dengan membuka kembali Bali untuk wisatawan asing sejak bulan Oktber 2021.

Selain itu, Kemenparekraf juga memiliki tiga langkah pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif selama pandemi Covid-19.

Dijelaskan oleh Nia Niscaya selaku Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf ada tiga langkah yang dirancang untuk memulihkan kondisi pariwisata dan ekonomi di Indonesia.

Poin pertama yang dijelaskan Nia adalah mempersiapkan tatanan kenormalan baru di semua sektor pariwisata di Indonesia.

“Poin pertama dalam pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia adalah dengan menyiapkan tatanan new normal atau kebiasaan baru di sektor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” jelas Nia Niscaya.

Kemudian langkah kedua yang dipilih oleh Kemenparekraf dalam upaya memulihkan kembali sektor pariwisata di Indonesia adalah dengan mempersiapkan destinasi wisata melalui faktor kesehatan dan kebersihan tempat wisatanya.

Nia mengatakan saat ini Indonesia memiliki tagline Indonesia Care atau IDO Care untuk menunjukkan Indonesia peduli akan perlindungan Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga: JITM 2021, Penanda Sektor Pariwisata Yogyakarta Kembali Bangkit

“Jadi memang semua dunia sama sadar akan pentingnya faktor kesehatan saat memilih destinasi, Indonesia kita menggunakan tagline Indonesia Care atau IDO Care menunjukkan Indonesia benar-benar care tentang covid-19 dan menyiapkan destinasi wisata yang siap untuk menyambut wisatawan kembali,” tambah Nia Niscaya.

Terakhir, Kemenparekraf juga menekankan untuk kembali membangun kepercayaan publik, meningkatkan minat wisatawan dan menciptakan daya tarik kembalinya wisatawan.

“Kita perlu bantuan dari teman-teman media untuk membangun kepercayaan publik untuk kembali menciptakan kembali daya tarik wisatawan kembali ke Indonesia,” tutupnya.

Gea Yustika
Gea Yustika

Gea yustika is a reporter Lifestyle Channel at Limapagi, focusing on Fashion and Beauty.

Education: Major of Communication Studies at Sultan Ageng Tirtayasa University.

She has experience in the media industry. Started from being a content writer and a journalist. Not only focusing on Lifestyle or content writing, but she also has experience in data journalism.

She started her career as a content writer Lifestyle Channel at Kumparan. She also had a career at Tempo.co and Journocoders Indonesia.

KABAR LAINNYA

Discussion about this post