Daftar Lengkap Daerah di Indonesia Berpotensi Banjir Rob pada 8-10 Desember 2021

LIMAPAGI - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan, ada potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada Desember 2021 hingga Februari 2022. Kondisi itu dipengaruhi intensitas hujan, La Nina, angin muson Asia, dan keadaan Parigi.

Menurut Dwikorita, pengaruh tersebut ditambah kondisi kecepatan angin signifikan berpotensi meningkatnya tinggi gelombang air laut yang dapat mengakibatkan banjir pesisir atau rob.

"Menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut, yaitu pasang air laut maksimum yang dapat berpotensi besar mengakibatkan banjir pesisir atau rob," ujar Dwikorita dalam konferensi pers virtual di kanal YouTube BMKG, Rabu, 8 Desember 2021.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 4-6 Meter di Indonesia pada Akhir 2021

Dwikorita menyampaikan, kondisi tersebut berpotensi terjadi kembali pada 18-22 Desember 2021 akibat adanya fenomena fase bulan purnama. Dia kemudian menjelaskan sejumlah daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem pada 8-10 Desember 2021.

"Yaitu Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Lampung, Provinsi Banten, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Ternate, Halmahera, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian utara," tuturnya.

Baca Juga: Banjir Rob Rendam 39 RT di Jakarta

"Khusus untuk Papua Barat itu adalah Papua Barat bagian utara, dan Papua adalah Papua bagian utara, yang berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik," sambung Dwikorita.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara Hingga 9 Desember

Lebih lanjut, Dwikorita mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terutama pada waktu yang telah disebutkan dan mempersiapkan mitigasi apabila terdampak banjir rob.

"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari gelombang tinggi dan pasang muka air laut tersebut," pungkasnya.

KABAR LAINNYA